“Wacana Ijazah Palsu di Pilkada Halsel, Direktur KAMI Halsel : Minta KPU Perjelas Dalam Verifikasi”

Sefnat Tagaku, Direktu KAMI Wil. Halsel

Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) di kabupaten Halmahera Selatan, selalu saja menghadirkan wacana publik yang menarik. Baik itu wacana yang bersifat positif maupun yang bersifat negatif. Salah satunya adalah, dugaan penggunaan ijazah palsu oleh salah satu pasangan calon


Meski demikian, sampai hari ini dugaan ijazah palsu yang telah menjadi wacana di media sosial belum mendapat perhatian khusus oleh pihak-pihak yang berwenang. Mungkin karna belum ada laporan resmi dari pihak yang membenarkan atau memainkan wacana tersebut.


Menanggapi hal itu, Sefnat Tagaku yang sebagai Direktur Kaum Milenial Indonesia Halmahera Selatan (KAMI Halsel) menyampaikan bahwa, meski belum ada kejelasan apakah wacana tersebut adalah palsu atau benar sampai hari ini, tetapi kehadiran wacana ini sungguh telah mencederai wajah demokrasi di daerah kita hari ini.


Berdasarkan itu, saya meminta pihak KPU Halsel perjelas setelah tahapan verifikasi, untuk membuktikan bahwa apakah ijazah tersebut adalah benar atau palsu, dengan meminta penjelasan pihak-pihak terkait yang dapat membuktikan soal ini. Sehingga, hal demikian di jadikan sebagai klarifikasi jika ijazah tersebut adalah benar, dan di proses sesuai amanat konstitusi, jika ijazah tersebut adalah palsu. Agar supaya, tidak ada pikiran negatif yang muncul terhadap KPU Halsel, akibat wacana ijazah palsu yang sudah menjadi konsumsi publik hari ini.


Selain itu, melalui media ini saya meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas orang-orang yang sengaja memainkan isu ini, jika benar-benar ijazah tersebut adalah benar.

Tinggalkan komentar